Selasa, November 12, 2013

Today..

Akhirnya ketemu juga sama dosen waliku. Ada beberapa perubahan dalan struktur kalimat judulku. Apalah, yang penting tandatangan beliau sudah tercetak di form pengajuan judulku. 

Hari ini rasanya sangat beraaat sekali. Sebenarnya sudah beberapa hari, perkara judul itu sih. tapi hari ini tuh paling parah. Aku meletakkan semua harapan dan obsesiku di hari ini, sampai rasanya mau gila saking berharapnya supaya ketemu dosen waliku. Lihat kan ? Masalah seperti ini saja yang masih tergolong " normal " buat orang lain, sanggup untuk membuatku hampir gila. Beneran. Hampir gila.

Bisa membayangkan rasanya ada besi panas yang ditusukkan ke dalam otakmu dan di saat bersamaan hatimu diremas sekuat-kuatnya oleh tangan bertenaga besar tak tampak ? Seperti itulah yang aku rasakan tadi siang. Beberapa anggota lembagaku menjadi saksi betapa terlihat kacaunya aku hari ini. Begitu ada teman yang bilang " Eh, dosen walimu tadi masuk ke ruang ujian lho. Tungguin aja sini, bentar lagi juga ke luar,", Langsung beban 1000 kuintalku terangkat lebih dari separuh. Kepalaku mendingin, hatiku teredam, dan syarafku selamat kali ini. Begitu sudah ditandatangani, seluruh tubuhku rasanya ringan, seperti tidak pernah terjadi apapun. Dan lima menit kemudian ? Aku sudah duduk di atas sepeda motor untuk pulang sambil memikirkan cerita novel baru dan juga rancangan penelitianku. Bener-bener gila deh.




Cells

Menunggu dosen wali ( lagi ). Entah dimana rimbanya beliau. Hal kecil seperti ini saja sudah cukup membuat moodku terjun bebas ga karuan. Akibatnya, jadi males mau ngerjain apapun apalagi yang berhubungan dengan ini. Dari dulu aku benci berurusan yang melibatkan dengan orang lain. Beri aku 100 soal akuntansi yang sulit, beri aku setumpuk pekerjaan yang harus diselesaikan dua malam tanpa tidur. Asal jangan suruh aku mengejar-ngejar orang lain atas suatu persoalan. Jangan. Aku nggak bisa. Aku nggak punya cukup kesabaran dan energi untuk menyelesaikannya.


# Anaknya bilang Ayahnya akan ke kampus hari ini. Setiap sel tubuhku berdoa....

Senin, November 11, 2013

Help Me !!

Source : Here

Sudah positif mengidap Bipolar Disorder, gangguan kejiwaan yang ditandai dengan fluktuasi mood dan naik turunnya emosi secara ekstrim dan tidak wajar.

Berarti aku gila dong ? Au' ah. Mungkin memang seperti itulah diriku terlihat dari luar.

Bipolar Disorder. Itu menjelaskan banyak hal padaku. Semuanya tentangku yang dulu ku anggap normal, ternyata itu tidak normal.

Moodku yang sering berubah dalam hitungan menit bahkan detik. Perasaan depresi, ingin bunuh diri, pesimis yang berlebihan. Ku pikir dulu aku hanya orang yang moody, tapi apakah mood seseorang memang bisa berubah sebegitu seringnya ? Dan kalau mood sudah jatuh, rasanya sulit sekali untuk bangun dan beraktivitas.

Itu juga menjelaskan tentang diriku yang sering sangat optimis, terlalu percaya diri, kadang bertindak keterlaluan tanpa memikirkan konsekuensinya. Sebelumnya aku selalu menganggap bahwa diriku yang normal adalah saat aku punya banyak ide di kepalaku, saat aku duduk diam mengerjakan sesuatu dan pikiranku melompat ke lima hal berbeda. Ternyata itu bukan tanda kenormalan, melainkan sebaliknya. Ku pikir aku hanyalah orang yang terlalu spontan. Tapi, bagaimana bisa sedangkan aku juga adalah seorang perfeksionis yang sangat terencana ?

Inilah jawabannya. Sesuatu tentang kepribadianku yang sangat membuatku penasaran selama ini. Betapa aku orang yang sangat pesimis namun juga orang yang sangat optimis, betapa diriku orang yang terlalu riang namun juga terlalu penyendiri. Ternyata seperti itulah Bipolar. Dua kutub kepribadian yang saling bertolak belakang.

Perfeksionis + Melankolis + Bipolar : Pemicu sempurna untuk mengambil jalan pintas menuju alam lain. Allah, tolong kuatkan aku. Aku tidak berdaya dibawah naik turunnya mood dan emosiku, aku takut pada diriku sendiri. Sejak dulu, sebenarnya. Bagaimana aku berjuang melawan hati dan otakku. Bagaimana aku ingin menyakiti diriku sendiri untuk membuat dua organ terpentingku itu diam sejenak dan menuruti kemauanku.

Allah, jaga aku. Selalu. Hanya Engkau yang ku percaya. Bantu aku menyembuhkan diriku sendiri, tolong aku. Kuatkan aku menjalani setiap detik dari hitungan waktuMu. Tolong aku. !!

Source : Here

Sabtu, November 09, 2013

New Comer ( II )

Lagi baca buku baru yang dibeli semalam nih. Judulnya Ballad : A Gathering Of Faery, karyanya Maggie Stiefvater sensei. Nggak tahu juga yang mana orangnya. Kayaknya seru deh. Ini sampulnya :

Source : Google Images


Dan ini ringkasan cerita di belakang buku :

James Morgan dianugerahi kemampuan bermain musik yang luar biasa. Itulah yang menarik perhatian Nuala, sesosok peri pencuri jiwa yang membangun lalu memakan energi kreatif manusia sampai mereka mati. James punya cukup banyak alasan untuk takut kepada peri. Namun, ketika dia dan Nuala berkolaborasi dalam sebuah komposisi musik yang sangat indah, James mulai menaruh hati pada Nuala. Ketika Hallowen hampir tiba, James harus bertempur melawan Ratu Peri yang jahat untuk menyelamatkan hidup Nuala dan jiwanya sendiri.

Gimana ? Kedengaran menjanjikan ? Aku sudah baca sampai halaman 50-an dan kesanku sejauh ini : Masih ringan. Latar tempatnya di sebuah sekolah musik. Bandingkan dengan Abandon yang baru lima lembar membacanya saja, saya sudah agak kebingungan dengan alur cerita yang maju-mundur. Kalau dari sampulnya, mungkin ini memang ditujukan untuk remaja SMA. Kalau seperti itu memang cocok lah  kadar ceritanya.

Aku nahan-nahan nih bacanya. Soalnya tujuan utamaku beli buku ini semalam adalah nemenin aku ke acara Dies Natalis LPM. Acaranya mulai ntar sore sampai besok siang. Tempatnya di pantai. Kalau ada acara-acara seperti ini, wajib hukumnya buatku bawa laptop buat nemenin. Tahu kan kalau aku agak canggung kalau disuruh terus menerus kumpul-kumpul ma orang lain ? Tapi, kali ini si Lappy akan ku tinggal di rumah saja. Habis kasian dengan harddisknya yang udah mulai keluar suara-suara aneh, mungkin karena faktor usia dan perlakuanku yang kelewatan. 

Jadi, semalam aku nekat ke toko buku meski diguyur hujan. Sebelum laptop, teman setiaku kan memang buku. Namun, baru kali ini juga beli dua dalam jangka waktu kurang dari dua minggu. Padahal, dompetku menjerit-jerit lho. Ha..ha..ha. Tapi nggak apa lah. Biar nggak mati gaya di pantai ntar.

Source : Pinterest

Semalam, aku agak dilema antara dua buku. Satunya buku ini, dan satunya lagi buku tentang sihir-sihir gitu deh. Setelah setengah jam menimbang-nimbang kayak orang milih tomat, pilihanku jatuh kepada buku ini. Alasan yang pertama adalah karena lebih tebal, alasan kedua karena lebih murah 3000 perak, dan alasan terakhir adalah karena buku ini tinggal stok satu-satunya dan buku pilihan lain itu masih ada lima. Yah, ditunda dulu lah sampai pembelian berikutnya ( Insyaallah minggu depan, nunggu uang jajan mingguan cair dulu ). :D

Setelah dibuka, ternyata mungkin ketebalan sebenarnya buku ini juga nggak beda dengan yang satunya tadi. Buku ini lebih tebal karena tulisannya yang lebih besar dan jarak antar baris juga lebih longgar. Kalau disuruh memilih, aku lebih suka buku yang seperti ini, nggak terlalu dempet-dempet kayak Abandon kemarin itu. Soalnya, novel terjemahan, apalagi yang fiksi fantasi dan urban romance biasanya kan cerita dan bahasanya rumit. Jadi, kalau tulisannya juga terlalu dekat, bikin otak cepat lelah ( menurutku sih ).

Niatnya buku ini ku baca di pantai ntar. Tapi, dasar aku yang nggak bisa nahan penasaran, akhirnya baca juga. Semalam ku batasi diri sampai 20 halaman saja. Eh, pagi tadi aku nggak bisa nahan godaan dan malah baca sampai halaman 50. Masih ada 399 halaman lagi. Sekarang bukunya ku masukin ke tas, supaya nggak manggil-manggil. He..he..he..

Ngomong-ngomong, ini terbitan dari Ufuk Publishing House. Baru kali ini juga tahu nama penerbit ini. Mungkin baru ? Atau memang akunya yang kurang gaul di dunia perbukuan, ya ? nggak heran deh kalao itu. :D

Source : Pinterest

# Bawa Apa Nanti Ya ????

Jumat, November 08, 2013

Supergirl

Akhir-akhir ini keluargaku sedang ketiban rezeki. Kami jadi bisa membeli banyak perabotan rumah tangga dan keperluan belajar seperti mesin cuci, printer, dan lain-lain.

Di lain pihak, rencanaku banyak yang tak berjalan baik. Dosen waliku yang sebelumnya menjabat Wakil Dekan sehingga mudah ditemui di kampus dan punya ruangan sendiri, kemarin baru saja pergantian jabatan. Sekarang tempatnya entah dimana, saat ku minta nomor handphone dan alamat rumahnya pada anaknya yang kebetulan seangkatan denganku, anaknya tidak memberikan dengan alasan kalau hanya mau acc judul, ayahnya tak menerima di rumah. Jadwal mengajarnya dosen itu pun jarang. Dan waktuku semakin sempit. Kurang lebih tiga bulan lagi semester tujuh berakhir. Padahal targetku selesai semester tujuh, selesai juga ujian proposalku. Lebih dari separuh temanku sudah mulai konsultasi pertama dan kedua dengan dosen pembimbing masing-masing. Aku ? Acc judul sama dosen wali aja belum. Padahal habis dari dosen wali masih harus minta acc dari dua dosen lagi, terus urus SK Pembimbing. Kenapa jalanku begini sulit ? Belum KKN, ujian komprehensif, judul juga belum beres.

Mana gara-gara ini, moodku bener-bener buruk. Selalu buruk. 

Jangan nangis, jangan nangis, supergirl. You must Be Strong To Through This Way.. :/


Kamis, November 07, 2013

Personality Disorder..

Jadi, yang diatas itu adalah hasil tes kejiwaan online saya untuk mendeteksi apakah seseorang punya potensi untuk mengidap gangguan kepribadian. Catat, kepribadian, bukan kejiwaan.

Parah banget ya saya ? Level paling rendah adalah moderate, padahal harusnya low. Apakah saya perlu berkunjung ke psikiater ? 

Lho, ngapain kok percaya banget sih. Itu kan cuma semacam kuis-kuis online yang kebanyakan hasilnya nggak sesuai. Ah, belum tahu sih. Saya ini sudah lama sadar bahwa ada kemugkinan saya mengidap bipolar disorder, gangguan kepribadian yang ditandai dengan naik turunnya mood seseorang secara ekstrim. Dan kebetulan, kemarin saya sedang mengalaminya. Sebenarnya, kambuhnya tidak setip hari sih, tapi lumayan sering terutama kalau dari pagi sudah ada hal yang merusak mood saya. Mungkin karena pengaruh itu sih, makanya hasil tes diatas mengerikan sekali. Mungkin kalau hari-hari biasa dimana mood saya normal, tidak akan setinggi itu, ya.

Sepuluh jenis gangguan kepribadian diatas adalah yang paling umum ditemukan. Mau penjelasannya ? Baca sendiri, ya. Ini linknya. Click Here !

Mau nyoba ngetes diri sendiri juga ? Click Here Too !. Tapi tesnya pake bahasa inggris, lo.
Happy Thursday !

Source : Pinterest

Rabu, November 06, 2013

Box

Source : Pinterest


Pernahkah kamu merasa terpisah dari sekitarmu ?
Saat kamu duduk bersama teman-temanmu yang saling berkisah dengan ceria, tertawa dan bergosip dengan riang, dan kamu mendapati dirimu tak dapat mengerti apa yang mereka rasakan ?
Tak mengerti apa yang mereka anggap lucu ?
Tak paham cerita yang mereka kagumi ?

Dan kamu harus tetap disana, dengan senyum palsu di wajah.
Anggukan dan gelengan yang tak berarti, serta perasaan kosong di hati.
Lalu kamu mulai bertanya : " Ada apa denganku ?,"

Mungkin itu pertanda kamu tidak berada di " kotak " yang tepat..